Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...!!!
Berangkat dari keanekaragaman budaya yang dimiliki Pulau Lombok, diharapkan ekonomi kreatif yang berbasis pada kearifan lokal dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat ke arah yang lebih maju dan memiliki daya saing tinggi. Selain itu, dengan didasarkan pada kearifan lokal, maka pelestarian budaya tetap terjaga dan dapat mencegah adanya eksploitasi budaya itu sendiri, serta diharapkan dapat mewujudkan daya tahan yang dimanifestasikan melalui pandangan hidup, pengetahuan, dan berbagai strategi kehidupan berupa aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat lokal untuk menjawab berbagai masalah dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya sekaligus memelihara kebudayaannya.
Kerajinan batok kelapa
Menumbuhkembangkan ekonomi kreatif tak bisa lepas dari budaya setempat. Budaya harus menjadi basis pengembangannya. Dalam kebudayaan lokal ada yang disebut dengan kearifan local (local genius) yang menjadi nilai-nilai bermakna, antara lain, diterjemahkan ke dalam bentuk fisik berupa produk kreatif daerah setempat. Jika dikelola dengan baik, kontribusinya terhadap PDB akan terus naik secara signifikan. Kontribusi ekonomi yang sangat signifikan inilah yang menjadi alasan mengapa industri kreatif Indonesia perlu terus dikembangkan. Selain itu, industri kreatif juga menciptakan iklim bisnis yang positif, membangun kebanggaan dan identitas suku Sasak.
Kerajinan batok kelapa
Hasil kerajinan gantungan kunci dari batok kelapa
Hasil kerajinan batok kelapa
Hasil kerajinan anyaman cetak dan rotan
Pemerintah telah mengidentififikasi lingkup industri kreatif mencakup 14 subsektor, yakni :
- permainan interaktif,
- musik,
- peranti lunak (software),
- pasar dan barang seni,
- periklanan,
- penerbitan dan percetakan.
- riset dan pengembangan,
- seni pertunjukan,
- televisi dan radio,
- film,
- video dan fotografi,
- kerajinan,
- arsitektur,
- busana (fashion),
- desain,
Ekonomi kreatif tidak bisa dilihat dalam konteks ekonomi saja, tetapi juga dimensi budaya. Ide-ide kreatif yang muncul adalah produk budaya. Karenanya, strategi kebudayaan sangat menentukan arah perkembangan ekonomi kreatif Setiap daerah/wilayah pada umumnya memiliki potensi produk yang bisa diangkat dan dikembangkan. Keunikan atau kekhasan produk lokal itulah yang mesti menjadi intinya lalu ditambah unsur kreativitas dengan sentuhan teknologi. Silakan saja satu daerah dan daerah lain memiliki produk yang sejenis, namun setiap daerah mesti mempertahankan ciri khasnya. Dalam hal ini mesti dihindari penyeragaman antardaerah/wilayah. Jika ini dilakukan juga, maka nilai keunikan dan kekhasan akan hilang. Berikan berkembang apa yang ada di daerah setempat, dan inilah yang dipadukan dengan kemampuan manusia yang inovasi-kreatif. Hanya dengan demikian keunggulan komparatif bisa terjaga dan daya saing produk bisa dipertahankan.
Akhirnya, kita menaruh harapan semoga ekonomi kreatif melalui industri-industri kreatif di NTB umumnya dan Lombok Khususnya bisa berkembang dengan baik. Jika ini berkembang, maka tak hanya produk domestik bruto (PDB) yang meningkat, lapangan kerja juga kian terbuka sehingga pengangguran dan kemiskinan dapat diatasi secara bertahap.
Wassalam....






Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.